Hukum Shalat di Rumah Jika Letak Masjid Jauh

 

Pertanyaan:
Saya tinggal di sebuah rumah yang jauh dari mesjid sehingga saya harus pergi dengan menggunakan mobil untuk shalat. Jika saya berjalan kaki (ke mesjid), maka saya kadang-kadang tidak dapat shalat (sama sekali). Tetapi saya dapat mendengar adzan melalui alat pengeras suara. Dalam keadaan seperti ini apakah saya diperbolehkan untuk shalat di rumah atau shalat berjama’ah dengan 3 atau 4 orang tetangga di rumah lain? Semoga Allah membalas kebaikan anda.

Jawaban:

Kewajiban anda adalah melaksanakan shalat dengan saudara-saudara muslim di mesjid jika anda mendengar adzan di toko anda secara alami, yaitu adzan tanpa menggunakan alat pengeras suara. Jika anda berada jauh dari mesjid dan tidak dapat mendengar adzan tanpa alat pengeras suara, maka anda dibolehkan untuk shalat di rumah atau dengan beberapa orang tetangga anda. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berkata kepada seorang yang buta yang meminta izin untuk shalat di rumahnya: “Apakah kamu mendengar seruan untuk shalat (adzan)?”. Dia menjawab: “Ya”, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Jawablah panggilan itu” (HR. Muslim di dalam shahihnya).
Dan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Barangsiapa yang mendengar seruan (adzan) dan dia tidak mendatanginya (shalat) maka tidak ada shalat baginya kecuali bila ada udzur.” (HR. Ibnu Majah, ad-Daraqutni, Ibnu Hibban dan al-Hakim dengan sanad yang shahih).

Tetapi jika anda menjawab seruan muazdhin sedangkan anda berada jauh dari mesjid dan anda sabar (mau) dengan bersusah-payah berjalan kaki atau pergi dengan mobil (ke mesjid), maka ada kebaikan buat anda dan ini disukai. Allah akan menulis pada catatan amal anda bahwa anda pergi ke mesjid dan kembali dari mesjid dengan jujur dan ikhlas. Ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dimana beliau berkata kepada seorang yang tinggal jauh dari mesjid an-Nabawi tetapi orang tersebut tidak pernah ketinggalan shalat (berjama’ah) dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dikatakan kepada orang tersebut: “Jika kamu membeli seekor keledai maka kamu bisa menungganginya pada kegelapan malam dan di atas pasir yang panas.” Dia berkata: “Aku tidak ingin rumahku berada di samping mesjid, karena aku ingin sekali langkah kakiku menuju dan pulang ke/dari mesjid dicatat ketika aku kembali kepada keluargaku.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Allah telah mengumpulkan semua (balasan kebaikan) buatmu. (HR. Muslim di dalam shahihnya).

Rujukan:
Kitaab ad-Da’wah, Volume Two, Question 103. Diterjemahkan dari: http://www.fatwaislam.com 

1 comment so far

  1. pengelolakomaht on

    Simak terus update diskusi antara Mantan HT -vs- Aktifis HT di :
    http://mantanht.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: