Arsip untuk ‘HADITS’ Kategori
Kitab Zuhud Dan Kelembutan Hati
Hadis riwayat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, ia berkata:
Bahwa ia mendengar Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Sungguhnya ada tiga orang Bani Isra’il, seorang berkulit belang, seorang berkepala botak dan yang lain matanya buta. Allah ingin menguji mereka, maka Dia mengirim malaikat. Malaikat ini mendatangi orang yang berkulit belang dan bertanya: ‘Apa yang paling kamu sukai?’ Orang itu menjawab: ‘Warna (kulit) yang bagus, kulit yang indah dan sembuhnya penyakit yang membuat orang jijik kepadaku’. Malaikat tersebut mengusap tubuhnya, maka penyakitnya sembuh dan ia diberi warna yang bagus dan kulit yang indah. Malaikat bertanya lagi: ‘Harta apa yang paling kamu senangi?’ Orang itu menjawab: ‘Unta’. Atau: Ia menjawab: ‘Sapi’. (Ishak ragu-ragu tentang itu). Lalu ia diberi unta yang hampir melahirkan lalu malaikat berkata: ‘Semoga Allah memberkahinya untukmu’. Kemudian ia mendatangi orang yang botak lalu bertanya: ‘Apa yang paling kamu sukai?’ Orang itu berkata: ‘Rambut yang indah dan sembuhnya penyakit yang membuat orang jijik kepadaku’. Malaikat mengusapnya, maka penyakitnya sembuh dan ia diberi rambut yang indah. Malaikat bertanya lagi: ‘Harta apa yang paling kamu senangi?’ ia menjawab: ‘Sapi’. Maka ia diberi sapi bunting lalu malaikat berkata: ‘Semoga Allah memberkahinya untukmu’. Kemudian malaikat mendatangi yang buta, lalu bertanya: ‘Apa yang paling kamu sukai?’ Ia menjawab: ‘Allah mengembalikan penglihatanku, sehingga aku dapat melihat manusia’. Maka Malaikat mengusapnya, sehingga penglihatannya kembali normal. Malaikat itu bertanya lagi: ‘Harta apa yang paling kamu sukai?’ Ia menjawab: ‘Kambing’. Maka ia diberi kambing yang beranak.
Shalat Tarawih
Oleh:
Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly
Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid
[1]. Pensyari’atannya
Shalat tarawih disyari’atkan secara berjama’ah berdasarkan hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha,
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu malam keluar dan shalat di masjid, orang-orang pun ikut shalat bersamanya, dan mereka memperbincangkan shalat tersebut, hingga berkumpullah banyak orang, ketika beliau shalat, mereka-pun ikut shalat bersamanya, mereka meperbincangkan lagi, hingga bertambah banyaklah penghuni masjid pada malam ketiga, Rasulullah Shallalalhu ‘alaihi wa sallam keluar dan shalat, ketika malam keempat masjid tidak mampu menampung jama’ah, hingga beliau hanya keluar untuk melakukan shalat Shubuh. Setelah selesai shalat beliau menghadap manusia dan bersyahadat kemudian bersabda, “Artinya : Amma ba’du. Sesungguhnya aku mengetahui perbuatan kalian semalam, namun aku khawatir diwajibkan atas kalian, sehingga kalian tidak mampu mengamalkannya”.
-…Selanjutnya >
Hadits-hadits Dhaif yang Tersebar Seputar Bulan Ramadhan
Oleh:
Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly
Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid
Kami menilai perlunya dibawakan pasal ini pada kitab kami, karena adanya sesuatu yang teramat penting yang tidak diragukan lagi sebagai peringatan bagi manusia, dan sebagai penegasan terhadap kebenaran, maka kami katakan :
Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menetapkan sunnah Nabi secara adil, (untuk) memusnahkan penyimpangan orang-orang sesat dari sunnah, dan mematahkan ta’wilan para pendusta dari sunnah dan menyingkap kepalsuan para pemalsu sunnah.
Sejak bertahun-tahun sunnah telah tercampur dengan hadits-hadits yang dhaif, dusta, diada-adakan atau lainnya. Hal ini telah diterangkan oleh para imam terdahulu dan ulama salaf dengan penjelasan dan keterangan yang sempurna.
Orang yang melihat dunia para penulis dan para pemberi nasehat akan melihat bahwa mereka -kecuali yang diberi rahmat oleh Allah- tidak memperdulikan masalah yang mulia ini walau sedikit perhatianpun walaupun banyak sumber ilmu yang memuat keterangan shahih dan menyingkap yang bathil.
-…Selanjutnya>
Hadits ke-9 Kitab Arba’in an-Nawawiyyah, Melaksanakan Perintah Sesuai Kemampuan
Dari Abu Hurairah, ‘Abdurrahman bin Shakhr radhiallahu ‘anh, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah bersabda : “Apa saja yang aku larang kamu melaksanakannya, hendaklah kamu jauhi dan apa saja yang aku perintahkan kepadamu, maka lakukanlah menurut kemampuan kamu. Sesungguhnya kehancuran umat-umat sebelum kamu adalah karena banyak bertanya dan menyalahi nabi-nabi mereka (tidak mau taat dan patuh)”
[Bukhari no. 7288, Muslim no. 1337]
-…Selanjutnya>
Hadits ke-6 Kitab Arba’in an-Nawawiyah, Dalil yang Halal dan yang Haram Telah Jelas
Dari Abu ‘Abdillah An-Nu’man bin Basyir radhiallahu ‘anhuma berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya yang Halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan diantara keduanya ada perkara yang samar-samar, kebanyakan manusia tidak mengetahuinya, maka barangsiapa menjaga dirinya dari yang samar-samar itu, berarti ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya, dan barangsiapa terjerumus dalam wilayah samar-samar maka ia telah terjerumus kedalam wilayah yang haram, - ….Selanjutnya>
Hadits ke-2 Kitab Arba’in an-Nawawiyah, Tentang Iman, Islam dan Ihsan
Dari Umar bin Al-Khathab radhiallahu ‘anh, dia berkata: “Ketika kami tengah berada di majelis bersama Rasulullah pada suatu hari, tiba-tiba tampak dihadapan kami seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan jauh dan tidak seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Lalu ia duduk di hadapan Rasulullah dan menyandarkan lututnya pada lutut Rasulullah dan meletakkan tangannya diatas paha Rasulullah, selanjutnya ia berkata,” - …Selanjutnya>
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)
Tinggalkan sebuah Komentar